Dampingi Tumbuh Kembang Anak Autisme dan ADHD dengan Terapi Sensori Integrasi, Apa Manfaatnya?
11 Desember 2025
Jakarta: Banyak anak dengan Autistic Spectrum Disorder (ASD) dan kebutuhan khusus lainnya mengalami sensitivitas berlebihan terhadap rangsangan sensorik, yang merasa terganggu oleh suara keras, cahaya terang, atau tekstur tertentu. Terapi sensori integrasi menjadi salah satu metode yang dianjurkan untuk membantu anak ASD tumbuh kembang dengan lebih optimal.
Apa Itu Autistic Spectrum Disorder?
ASD atau Gangguan Spektrum Autisme adalah kondisi tumbuh kembang yang menyulitkan individu untuk berkomunikasi dan berinteraksi sosial. Anak-anak dengan ASD memerlukan perhatian khusus dari orang tua mereka, dan penting untuk memahami cara pendampingan yang tepat agar dapat mendukung perkembangan dan membantu mereka menjadi lebih mandiri dalam beraktivitas. Direktur Utama Sunny Kids, Andy M. Saladin mengatakan, hal itulah yang mendorong pihaknya membuka layanan Pusat Terapi dan Tumbuh Kembang Anak Outdoor pertama di Indonesia.
“Kami sangat bangga menjadi Pusat Terapi dan Tumbuh Kembang yang menggunakan metode luar ruang atau outdoor yang pertama di Indonesia. Dengan melakukan kegiatan di luar ruang maka begitu banyak hal yang didapatkan. Mulai dari mengurangi waktu bermain dengan gadget, lebih berkeringat karena dilakukan di outdoor dan anak pun merasa seperti bermain padahal sebenarnya sedang melakukan terapi,” ujar Direktur Utama Sunny Kids, Andy M. Saladin, dalam siaran persnya, Sabtu, 22 Juni 2024.
Sunny Kids menjadi pusat terapi dan tumbuh kembang anak, khususnya bagi anak-anak dengan Autistic Spectrum Disorder (ASD) dan kebutuhan khusus lainnya.
Sunny Kids menerapkan konsep terapi sensori integrasi outdoor dan menawarkan ruang transformasi yang dirancang khusus untuk menjadi tempat di mana anak-anak dapat merasa nyaman, bersenang-senang, belajar dan berkembang secara optimal.
Manfaat Terapi Sensori Integrasi
Terapi sensori integrasi dapat membantu anak-anak ini untuk belajar mengatasi dan mengurangi sensitivitas berlebihan mereka melalui rangsangan sensorik yang menantang. "Dengan melakukan terapi yang konsisten, anak dapat menjadi lebih toleran terhadap rangsangan yang sebelumnya mengganggu,” ujarnya.
Baca juga
Panti Sosial Cipayung beri layanan kesehatan dan terapi untuk 103 anak
Dukung Tumbuh Kembang Anak, ULD Lakondik Gandeng RS H.A Zaky Djunaid Buka Akses Terapi Wicara
RS UAD Gelar Silaturahmi Lintas Sektor, Bahas Pentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang Anak




